You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
175 Petugas Pantau Tempat Pemotongan Hewan Kurban
photo Doc - Beritajakarta.id

175 Petugas Pantau Tempat Pemotongan Hewan Kurban

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengerahkan 175 petugas untuk memeriksa hewan kurban di Tempat Pemotongan Hewan Kurban (TPHK)  yang tersebar di 10 kecamatan.

Jadi setelah dipotong, jeroan kambing akan dipisah untuk diperiksa, jika mengandung cacing langsung disita

Kepala Suku Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan, Kristrisasi Helenandari mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi jeroan sapi yang mengandung cacing.

Dijelaskan Kristrisasi, sapi yang mengandung cacing secara fisik tidak akan terlihat sakit, berbeda dengan kambing jika hatinya mengandung cacing, maka secara fisik terlihat.

Petugas Tak Periksa Hewan Kurban yang Dijual di Atas Trotoar

"Jadi setelah dipotong, jeroan kambing akan dipisah untuk diperiksa, jika mengandung cacing langsung disita," kata Kristrisasi, Selasa (22/9).

Dikatakan Kristrisasi, untuk mengawasi dan melakukan pemeriksaan di tempat pemotongan hewan kurban, pihaknya dibantu 65 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan 10 tenaga dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7137 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4828 personAnita Karyati
  3. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2517 personDessy Suciati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye2233 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1829 personFakhrizal Fakhri